<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) &#8211; PajakMania</title>
	<atom:link href="https://staging.pajakmania.com/tag/pph-pasal-4-ayat-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://staging.pajakmania.com</link>
	<description>Komunitas Pajak</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Feb 2024 04:59:06 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://staging.pajakmania.com/wp-content/uploads/2020/09/cropped-faveicon-32x32.png</url>
	<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) &#8211; PajakMania</title>
	<link>https://staging.pajakmania.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Aspek Perpajakan dalam Kepemilikan Rumah</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/aspek-perpajakan-dalam-kepemilikan-rumah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Syifa Zahartika]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 29 Mar 2024 08:00:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[BPHTB]]></category>
		<category><![CDATA[Kepemilikan rumah]]></category>
		<category><![CDATA[KPP]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[Pajak rumah]]></category>
		<category><![CDATA[PBB]]></category>
		<category><![CDATA[Perpajakan Orang Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[PPh]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=31658</guid>

					<description><![CDATA[Salah satu kebutuhan primer bagi manusia adalah kepemilikan rumah atau tempat tinggal. Banyak hal yang harus dipertimbangkan pada saat memilih rumah seperti lokasi yang strategis, lingkungan yang nyaman, fasilitas umum yang lengkap, harga yang sesuai dengan anggaran keuangan serta kewajiban pajak yang timbul atas kepemilikan rumah tersebut. Pada saat terjadinya kesepatakan antara pihak penjual rumah [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Skema Pembagian Objek Pajak</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/skema-pembagian-objek-pajak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Priscillia Joana]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Jul 2022 04:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Objek Pajak]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<category><![CDATA[skema]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=13283</guid>

					<description><![CDATA[Pada dasarnya, jika kita menyebut jumlah PPh Badan yang terutang dalam suatu tahun pajak maka sejatinya kita hanya sedang menyebut PPh atas penghasilan yang bersumber dari objek PPh Pasal 4 ayat (1) saja. Pengenaan PPh untuk objek tersebut baru akan dihitung pada akhir tahun pajak, dengan terlebih dahulu dipisahkan dengan penghasilan yang diketegorikan masuk pada [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) atas Bunga Deposito dan Tabungan Serta Diskonto Sertifikat Bank Indonesia</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/pph-pasal-4-ayat-2-bunga-deposito-dan-tabungan-serta-diskonto-sertifikat-bank-indonesia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Priscillia Joana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 06 Jan 2021 03:00:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Deposito]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<category><![CDATA[Sertfikat]]></category>
		<category><![CDATA[Tabungan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=5581</guid>

					<description><![CDATA[Sesuai dengan PP Nomor 131 Tahun 2000 stdtd. PP Nomor 123 Tahun 2015 dan KMK Nomor 212/PMK.03/2018 serta PER- 03/PJ/2020, maka penghasilan berupa bunga deposito, tabungan, dan SBI serta Jasa Giro dikenakan PPh Pasal 4 ayat (2) bersifat Final. Pemotong Pajak Bank dan Bank Indonesia; Dana Pensiun yang pendiriannya telah disahkan Menteri Keuangan dan bank [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) atas Bunga dan Diskonto Obligasi</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/pph-pasal-4-ayat-2-bunga-dan-diskonto-obligasi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Priscillia Joana]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2021 03:00:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga]]></category>
		<category><![CDATA[Obligasi]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=5578</guid>

					<description><![CDATA[Atas penghasilan yang diterima dan/atau diperoleh Wajib Pajak berupa Bunga Obligasi dikenai pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final. Ketentuan ini tertuang dalam PP Nomor 16 Tahun 2009 stdtd. PP Nomor 100 Tahun 2013 stdtd. PP Nomor 55 Tahun 2019. Pemotong Pajak Penerbit Obligasi atau kustodian selaku agen pembayaran yang ditunjuk, atas bunga dan/atau diskonto yang [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) atas Diskonto Surat Perbendaharaan Negara (SPN)</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/pph-pasal-4-ayat-2-atas-diskonto-surat-perbendaharaan-negara-spn/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Priscillia Joana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Jan 2021 03:00:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<category><![CDATA[SPN]]></category>
		<category><![CDATA[Surat Perbendaharaan Negara]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=5575</guid>

					<description><![CDATA[Atas penghasilan tertentu dari Wajib Pajak berupa Diskonto SPN dikenakan pemotongan Pajak Penghasilan yang bersifat final. Ketentuan ini terdapat dalam PP Nomor 27 Tahun 2008, PMK Nomor 63/PMK.03/2008 dan PER-18/PJ/2008. Pemotong Pajak Penerbit SPN (emiten) atau kustodian yang ditunjuk selaku agen pembayar, atas Diskonto yang diterima pemegang SPN saat jatuh tempo; Perusahaan efek (broker) atau [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) atas Bunga Simpanan yang Dibayarkan oleh Koperasi Kepada Anggota Koperasi Orang Pribadi</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/pph-pasal-4-ayat-2-atas-bunga-simpanan-yang-dibayarkan-oleh-koperasi-kepada-anggota-koperasi-orang-pribadi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Priscillia Joana]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Dec 2020 03:00:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Bunga Simpanan]]></category>
		<category><![CDATA[Koperasi]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=5572</guid>

					<description><![CDATA[Atas penghasilan berupa bunga simpanan yang dibayarkan oleh koperasi yang didirikan di Indonesia kepada anggota koperasi orang pribadi dikenai Pajak Penghasilan yang bersifat final. (PP Nomor 15 tahun 2009) Pemotong Pajak Koperasi yang melakukan pembayaran bunga simpanan kepada anggota koperasi orang pribadi, wajib memotong PPh yang bersifat final pada saat pembayaran. Subjek Pajak Wajib Pajak [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) atas Penghasilan dari Transaksi Penjualan Saham di Bursa Efek</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/pph-pasal-4-ayat-2-atas-penghasilan-dari-transaksi-penjualan-saham-di-bursa-efek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Priscillia Joana]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 26 Dec 2020 02:00:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Penghasilan]]></category>
		<category><![CDATA[PPh]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=5545</guid>

					<description><![CDATA[Dasar hukum pengenaan PPh Pasal 4 ayat (2) bersifat Final atas penghasilan dari transaksi penjualan saham di bursa efek adalah PP Nomor 41 Tahun 1994 sebagaimana diubah dengan PP Nomor 14 Tahun 1997 dan KMK Nomor 282/KMK.04/1997, serta SE 06/PJ.4/1997 dan SE-15/PJ.42/1997. Pemungut Pajak Penyelenggara bursa efek wajib memungut PPh terutang untuk setiap transaksi penjualan [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PPh Pasal 4 Ayat (2) atas Hadiah Undian</title>
		<link>https://staging.pajakmania.com/pph-pasal-4-ayat-2-atas-hadiah-undian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Priscillia Joana]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Dec 2020 01:28:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Hadiah Undian]]></category>
		<category><![CDATA[PPh]]></category>
		<category><![CDATA[PPh Pasal 4 Ayat (2)]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://pajakmania.com/?p=5542</guid>

					<description><![CDATA[Berdasarkan PP Nomor 132 Tahun 2000 dan PER-11/PJ/2015 diatur bahwa atas penghasilan berupa hadiah undian dengan nama dan dalam bentuk apapun dipotong atau dipungut PPh Pasal 4 ayat (2) yang bersifat Final. Pemotong/Pemungut Pajak Yang wajib melakukan pemotongan atau pemungutan PPh Pasal 4 ayat (2) bersifat Final atas hadiah undian adalah semua Penyelenggara Undian, baik [&#8230;]]]></description>
		
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
